Kamis, 02 Februari 2017

Pengenalan tentang Virtual Host

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang virtual host.
Apa Itu Virtual Host ? Baca selengkapnya dibawah ini.


Pengertian :
 

    Virtual host adalah sebuah metode untuk hosting beberapa nama domain (dengan penanganan yang terpisah masing-masing nama) pada satu server yang (atau kolam renang dari server). Hal ini memungkinkan satu server untuk berbagi sumber daya, seperti siklus memori dan prosesor, tanpa memerlukan semua layanan yang disediakan untuk menggunakan nama host yang sama. The virtual hosting Istilah ini biasanya digunakan dalam referensi untuk server web tetapi prinsip-prinsip yang membawa ke layanan internet lainnya.

Salah satu aplikasi yang banyak digunakan adalah shared hosting web . Web shared hosting harga lebih rendah daripada dedicated server web karena banyak pelanggan dapat di-host pada server tunggal. Hal ini juga sangat umum untuk satu kesatuan untuk ingin menggunakan beberapa nama pada mesin yang sama sehingga nama dapat mencerminkan layanan yang ditawarkan daripada di mana layanan tersebut terjadi untuk menjadi host.

Ada dua jenis utama dari virtual hosting, nama-based dan berbasis IP. Nama berbasis virtual hosting menggunakan nama host yang disajikan oleh klien. Hal ini menghemat alamat IP dan overhead administratif terkait tetapi protokol yang disajikan harus menyediakan nama host pada titik yang tepat. Secara khusus, ada kesulitan yang signifikan menggunakan nama berbasis virtual hosting dengan SSL / TLS . Berbasis IP virtual hosting menggunakan alamat IP yang terpisah untuk setiap nama host, dan dapat dilakukan dengan protokol apapun tetapi membutuhkan alamat IP khusus per nama domain disajikan. Port berbasis virtual hosting juga mungkin pada prinsipnya tetapi jarang digunakan dalam praktek karena tidak ramah kepada pengguna.

Berdasarkan nama-dan berbasis IP virtual hosting dapat dikombinasikan: server mungkin memiliki beberapa alamat IP dan melayani beberapa nama di beberapa atau semua alamat IP tersebut. Teknik ini dapat berguna ketika menggunakan SSL / TLS dengan sertifikat wildcard. Sebagai contoh, jika sebuah server operator memiliki dua sertifikat, satu untuk * .example.com dan satu untuk * .example.net, ia bisa melayani foo.example.com dan bar.example.com off alamat IP yang sama tetapi akan membutuhkan alamat IP yang terpisah untuk baz.example.net.



Sejarah Virtual Host

Tahun 1989, Tim Berners-Lee mengajukan pada perusahaannya, CERN (European Organization for Nuclear Research) sebuah proyek yang bertujuan untuk mempermudah pertukaran informasi antar para peneliti dengan menggunakan sistem hiperteks. Sebagai hasil atas implementasi proyek ini, tahun 1990 Berners-Lee menulis dua program komputer

1. sebuah peramban yang dinamainya sebagai WorldWideWeb;
2. server web pertama di dunia, yang kemudian dikenal sebagai CERN httpd, yang berjalan pada sistem operasi NeXTSTEP.

Dari tahun 1991 hingga 1994, kesederhanaan serta efektifitas atas teknologi yang digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui World Wide web membuat kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah sistem operasi agar dapat digunakan oleh lebih banyak individu, ataupun kelompok. Awalnya adalah organisasi penelitian, kemudian berkembang dan digunakan di lingkungan pendidikan tinggi, dan akhirnya digunakan dalam industri bisnis.
Tahun 1994, Tim Berners-Lee memutuskan untuk membakukan organisasi World Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur pengembangan-pengembangan lanjut atas teknologi-teknologi terkait lainnya (HTTP, HTML, dan lain-lain) melalui proses standardisasi.

HOSTING Berikut ini adalah 4 tipe hosting yang dapat kita gunakan berserta fungsinya:
1. Dedicated hosting adalah hosting yang paling bagus. Bila kita hanya ingin membuat suatu website yang sederhana kita tidak perlu menggunakan dedicated hosting. Dedicated hosting dapat ibaratkan sebagai tanah yang sangat luas yang dapat kita buat untuk apa saja.
2. Virtual private server adalah server pribadi dan ini sangatlah mahal. Kenapa? karena harga 1 server bisa mencapai puluhan juta rupiah selain itu untuk ruang penyimpanannya serta biaya untuk menjaga server terserbut jugalah tinggi.
3. Reseller hosting adalah hosting yang dapat menampung beberapa domain. Jadi hanya dengan menggunakan 1 hosting maka dapat memiliki beberapa domain sekaligus. biaya untuk menggunakan hosting ini tergantung brapa besar bandwith yang anda inginkan.
4. Share hosting adalah hosting yang paling murah dan juga cocok digunakan untuk website yang sederhana. Tipe hosting ini juga kadang ditawarkan dengan gratis.

Lebih lengkapnya lagi klik link dibawah ini gan...


Referensi :
- http://blog.baihaqi.web.id/penjelasan-singkat-virtualhost/ 
https://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_hosting


 Wassalamu'alaikum Wr.Wb

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.